Logam adalah salah satu bahan pokok Orgonite. Secara umum Logam berfungsi sebagai induktor yang menarik gelombang elektromagnetik. Logam berbentuk lengkung terutama spiral adalah pilihan terbaik jika anda menemukannya, karena selain sebagai media penghantar juga membantu kristal dalam elektrostriksi akibat medan magnetik yang ditimbulkannya.

Logam yang digunakan ada beberapa jenis yaitu tembaga, besi, baja, aluminium, dan kuningan. Yang paling bagus adalah alumunium, tembaga dan baja, meskipun ada juga sedikit artikel yang menolak penggunaan alumunium untuk Orgonite.

Bentuk logam yang digunakan juga ada beberapa:

  • Bentuk spiral hasil bor atau bubut
  • Bentuk kawat spiral buatan (diplintir pakai tang atau digulung memutari kawat kecil)
  • Bentuk pita tipis (digunting dari lembaran alumunium atau kaleng minuman), lalu diplintir pakai tang atau digulung memutari kawat kecil.
  • Bentuk bubuk (tidak ada spiral)

Yang bagus adalah bentuk spiral, dengan berbagai variasi ukuran sehingga susunan logam bisa padat. Bubuk logam juga bagus, karena sangat padat tetapi ngecornya cukup sulit karena sering ada rongga udara tersisa.

Bahan-bahan yang diperlukan yaitu :

  1. Serbuk Logam:

    Limbah bengkel bubut atau serbuk logam bekas bor berguna untuk membuat Orgonite (serbuk logam dengan ukuran kira-kira satu sentimeter panjang dan berbentuk spiral cocok ). Serbuk yang terlalu halus (misalnya bekas kikir) atau yang terlalu kasar (misalnya baut dan mur) tidak bisa dipakai untuk membuat Orgonite. Segala macam logam (kuningan, tembaga, besi biasa, stainless dll) bisa dipakai tetapi banyak juga yang memakai serbuk aluminium.

  2. Kristal Quartz:

    Sejenis batu kristal untuk ‘taktikal orgonite’ tidak perlu terlalu bagus. Batu kristal yang pecah atau kotor, yang ditemukan sendiri di sungai bisa juga digunakan. Anda boleh juga membeli di toko kristal tetapi hanya perlu yang belum di poles.

  3. Resin fiberglass:

    Resin harus dicampur dengan Katalist kira-kira 3% (lebih baik bertanya kepada penjual untuk informasi yang lebih jelas mangenai perbandingan resin dan katalist). Sesudah diisi katalist, resin yang masih encer memerlukan waktu sebelum menjadi matang. Tergantung jenis resin, waktu yang dibutuhkan untuk menjadi matang bisa antara satu sampai duabelas jam. Lebih baik memilih resin yang memerlukan waktu yang cukup lama sebelum matang, daripada resin telah menjadi kental sebelum anda dapat digunakan.

  4. Mal:

    Hendaknya anda memilih mal yang bisa tahan panas karena resin akan menjadi sangat panas selama proses pematangan. Kita sering memakai cangkir kertas atau loyang kue bolu untuk Orgonite yang kecil (TB) dan kertas yang berbentuk kerucut, kaca serta aluminium untuk Orgonite berbentuk kerucut atau piramid (HHG). Mal yang terbuat dari plastik tidak akan tahan panas.

    Sumber :

    https://www.orgoniteindonesia.com/blog/Ayo-Membuat-Orgonite-Sendiri#:~:text=Orgonite%20yang%20sederhana%20(cukup%20untuk,gunakan%20untuk%20’taktikal%20gifting’%20.

    https://gamabali.com/bahan-membuat-orgonite/

    https://www.kaskus.co.id/show_post/000000000000000327300849/498/tips-pembuatan-orgonite-yang-powerful

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *